Motif Batik Megamendung

Dinamakan Megamendung karena menyerupai motif awan, yakni awan hujan sebagai lambang kehidupan atau kesuburan. Meskipun batik megamendung terkenal sebagai batik Cirebon, motif ini tidak dapat dipatenkan dan dapat dibuat secara bebas oleh orang Indonesia. Tidak ada catatan sejarah yang menunjukkan siapa pencipta awalnya. Meskipun dalam salah satu versi, dikatakan bahwa motif megamendung diciptakan pada jaman Sunan Gunung Jati pada abad ke-16. Batik Megamendung telah menjadi folklor dan milik seluruh bangsa Indonesia.