Motif Batik Larangan

Motif batik larangan adalah jenis motif batik dalam sejarahnya hanya yang dibuat dan digunakan di lingkungan keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Saat itu, motif batik digunakan sebagai penanda status atau kelas sosial raja, keluarga kerajaan, dan anggota kerajaan (pejabat kerajaan, prajurit, penari, abdi dalem). Motif batik larangan awalnya hanya dibuat oleh para abdi dalem kerajaan, dan dilarang untuk dibuat atau digunakan masyarakat umum. Hal ini tercantum dalam “Pranatan Dalem Jenenge Panganggo Keprabon Ing Karaton Nagari Ngajogjakarta” tahun 1927. Hingga kini di Yogyakarta, dalam upacara dan pertunjukan seperti tarian atau wayang, motif-motif batik khusus milik keraton masih digunakan.