Batik Cirebon

Batik Cirebon diproduksi di desa Trusmi, Kalitengah, Plered, dan Arjawinangun. Desa-desa ini berada langsung dibawah keraton Cirebon. Seperti di Yogyakarta dan Solo, nilai-nilai spiritual yang hidup dalam masyarakat berpengaruh pada motif batik khas Cirebon. Pengaruh budaya Islam dan Hindu yang masih kuat di Cirebon, banyak ditemukan tidak hanya pada batik, namun juga arsitektur bangunan-bangunan kuno Keraton. Sebagai kota pelabuhan besar di pulau Jawa, Cirebon mengalami akulturasi budaya Cina-Jawa-Eropa, yang semuanya masuk mempengaruhi dalam desain dan warna motif batik Cirebon. Salah satu bukti akulturasi budaya Cina pada batik Cirebon adalah batik Mega Mendung.