3 Tips Mudah Membedakan Kain Batik Asli

Kain Batik Asli

tips-batik

Cari kain batik untuk bahan baju batik, bahan seragam, atau untuk bisnis Anda, saat ini sudah sangat mudah untuk dilakukan.

Buka halaman mesin pencari Google atau sejenisnya, dan ketik kata kunci ‘kain batik‘ maka Anda akan menemukan ribuan halaman toko batik online yang menawarkan kain batik.

Padahal dulu, sebelum internet dan mesin pencari berkembang menjadi sangat populer, Anda hanya dapat menemukan kain batik di toko batik ternama ataupun di pasar tradisional.

Anda tetap harus teliti jika ingin membeli batik secara online. Apalagi kain batik yang akan Anda beli, secara fisik tidak dapat dilihat ataupun disentuh seperti ketika berbelanja di toko batik atau pasar.

Harga Batik Asli – Bahan Batik Asli

Harga batik yang mahal dan jenis bahan batik, saat ini sudah tidak dapat menjadi acuan untuk membedakan kain batik asli atau bukan.

Ingat bahwa harga batik mudah dimanipulasi si penjual agar terkesan batik asli. Selain itu, secara umum harga batik memang dapat bervariasi tergantung tempat (lokasi toko, misalnya).

Sementara batik print yang awalnya hanya menggunakan bahan polyester, saat ini sudah banyak ditemukan dengan bahan katun primisima

(Baca: PENIPUAN TEKSTIL MOTIF BATIK MARAK: Pemkot Pekalongan Ancam Cabut Izin Produsen)

Untuk itu ada baiknya Anda baca 3 tips mudah berikut ini, untuk membedakan kain batik asli dengan batik palsu ~ kain tekstil motif batik :

Cara Membedakan Kain Batik Asli / Palsu

Pameran-Pesona-Kerajinan-dan-Batik-Ekstravaganza-Jogja-2010Lihat. Ini adalah cara paling mudah yang dapat Anda lakukan, baik ketika hendak membeli batik secara offline ataupun online.

Pepatah lama untuk “tak ada gading yang tak retak” berlaku. Dalam hal ini batik buatan tangan asli selalu terlihat ‘retak’ , ‘cacat’ dan ‘tidak sempurna’ baik dari motif maupun warnanya.

Namun teknologi desain grafis modern telah memungkinkan untuk menipu penglihatan Anda, dan lahirlah batik printing dengan sifat menyerupai batik asli yang retak, cacat dan tidak sempurna.

Maka cara selanjutnya yang dapat Anda lakukan adalah membalik permukaan kain batik dan melihatnya. Batik asli (batik tulis, batik cap, atau kombinasi batik cap dan tulis) hanya diproses dengan pencelupan kain ke dalam cairan pewarna, menjemurnya bahkan sampai beberapa kali.

Sementara proses pewarnaan batik printing hanya dilakukan pada salah satu permukaan kain saja (seperti proses sablon), sehingga jika kain dibalik, Anda dapat melihat warnanya tidak sejelas permukaan di sebaliknya.

Cium. Meskipun terdengar agak aneh, tapi cara ini sebetulnya paling efektif jika Anda tidak ingin kecewa dan memang berniat membeli batik untuk dijahit menjadi baju batik event resmi, misalnya.

Seperti yang Anda juga ketahui, bahwa batik asli (baik batik tulis, batik cap, atau batik cap kombinasi tulis), hanya diproses dengan menggunakan ‘malam’ cair (wax) yang digambar dengan canting tulis atau canting cap.

‘Malam’ adalah sejenis bahan lilin yang bersifat kedap air, dan digunakan secara tradisional untuk menutup permukaan kain sebelum dicelup ke dalam bahan pewarna batik, sehingga menghasilkan bentuk motif tertentu.

Maka dengan mencium batik, Anda dapat mencium aroma khas batik yang sebetulnya berasal dari cairan ‘malam’ tadi.

Aroma lain yang dapat Anda identifikasi dari selembar kain batik asli adalah aroma sejenis minyak tanah. Aroma ini berasal ketika proses pelepasan ‘malam’ setelah selesai dicelup pewarna.

Banyak perajin batik yang menggunakan bahan pelarut kuat sejenis minyak tanah dengan latar belakang efisiensi waktu untuk mempercepat proses pelepasan ‘malam’. Meskipun secara tradisional proses pelepasan malam tetap dapat dilakukan dengan merebus kain batik selama beberapa saat.

Minta Garansi. Tentu saja beberapa hal diatas tidak dapat Anda lakukan jika belanja kain batik secara online. Cara terakhir, minta penjual kain batik online yang Anda temui untuk memberikan garansi uang kembali jika kain batik yang mereka klaim ‘batik asli’ ternyata palsu. Berani?

Batik Mark – Sertifikasi Batik Asli

Bagaimanapun juga, hal ini telah menjadi bahan perhatian kementerian perindustrian secara nasional. Bahkan pada tahun 2013 silam, Menteri Perindustrian (kala itu dijabat M.S. Hidayat) mendukung pelaksanaan sertifikasi batik lewat program Batik Mark.

Batik Mark adalah tanda ciri batik buatan Indonesia. Sertifikasi bertujuan menghadapi produk tekstil bermotif batik yang dijual di pasaran, dan memastikan bahwa batik adalah kekayaan tekstil tradisional Indonesia yang padat karya, dibuat oleh orang Indonesia, dan memiliki fungsi ekonomi bagi banyak orang. Mulai dari pembuat canting, penjual pewarna batik, pembuat campuran bahan malam, para pekerja batik, dan semua elemen yang terus berkeringat dan bergerak dalam industri batik di Indonesia.

Sumber: Kementerian Perindustrian RI
Sumber Foto: Kementerian Perindustrian RI

Bagikan: FB, Twitter, Pin It, WhatsApp, G+